SONNYTV.NET, MEDAN -Tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan, menerima berkas tahap II tentang kasus korupsi seorang mantan Bendahara Puskesmas Glugur Darat, Esthi Wulandari (35) warga Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Kejari Medan, Teuku Rahmadsyah melalui Kasi Intel, Bondan Subrata di Kantor Kejaksaan Negeri Medan, Jalan Adinegoro Medan.


Pelimpahan berkas tersebut berlangsung secara virtual (Daring). Dimana tim penyidik Pidsus telah menitipkan tersangka di Rutan Perempuan Kelas IIA Medan,” kata Bondan kepada media, Jumat (09/07/2021).

Bondan mengatakan tersangka juga sudah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi tentang adanya pengolahan dana kapasitas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2019 lalu.

Tersangka sudah melanggar Pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 yang diubah dengan UU No. 20 Tahun 2021 dan Subsidair Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” jelas Bondan.

Dimana dana kapasitas JKN tahun 2019 sebesar Rp 3.496.229.000 harusnya diperuntuhkan untuk membayar jasa pelayanan kesehatan, membeli obat-obatan, alat kesehatan puskesmas, dan kegiatan operasional puskesmas.

Namun, dana anggaran sejak April 2019 hingga Desember 2019 dipergunakan tersangka untuk diri sendiri seperti mengikuti arisan online sehingga kekurangan kas sebesar Rp 2.789.533.186 dan keuangan negara diperkirakan mengalami kerugian.

Berkas tersangka dinyatakan lengkap secara formil maupun material (P-21) dan tim JPU Bidang Pidsus segera menyiapkan dakwaan tersangka untuk dilanjutkan ke Pengadilan Tipikor Medan,” pungkasnya.

Reporter : Rahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here